Pages

Senin, 04 April 2011

Makna Persahabatan

“Teman sejati adalah orang yang selalu bersamamu.
Teman sejati adalah orang yang mau berkorban jiwa raga untuk kepentinganmu.
Teman sejati adalah orang yang yang mau menerjang badai untuk hidup bersamamu.”
(Ali bin Abi Thalib r.a)

Tahukah kita? Siapakah orang yang selalu berada di samping kita?yang setia menemani kita saat suka ataupun duka?yang berani mengingatkan kita saat salah?dan yang selalu mendukung kita jika memang perbuatan kita benar menurut pandangan syari’at islam? Ya,ialah seorang “ Sahabat”.

Menurut Imam Al-Ghazali,persahabatan adalah interaksi sosial antara satu orang dengan orang lain dalam aktivitas sehari-hari.Dapat dikatakan bahawa ketika kita berinteraksi,akan muncul proses persahabatan.Adapun diantaranya sebuah proses persahabatan dapat terjalin adalah sebagai berikut :
1.Kehidupan berumah tangga dan bertetangga
2.Pertemuan karena kerja dalam satu kantor
3.Pertemuan di sekolah atau bangku kuliah
4.Peretemuan lantaran satu profesi
5.Pertemuan dalam perdagangan
6.Pertemuan dalam suatu perjalanan

Proses terjadinya persahabatan di atas dapat terjadi karena kebetulan,faktor ketidak sengajaan(refleks),dan tidak terlepas karena Kehendak-Nya.Serta ada hal lain yang menyebabkan proses interaksi persahabatan seseorang yaitu karena keadaan perassan yang tenang,nyaman ketika ia berada di dekat sahabtanya,juga karena dorongan ekonomi.

Maka makna sebuah persahabatan adalah “Seseorang yang bersahabat,yang dengan ikhlas menjalin ukhwah islami karena Allah,untuk mengharap ridlo Allah semata.Sahabat yang berjumpa dan berpisah karena Allah.Hatinya saling bertautan,dapat merasakan kesedihan dan kegembiraan sahabatnya.Sahabat itu bukan sebuah boneka,alat ataupun mesin yang dapat kita jadikan apapun seperti apa yang kita harapkan.Persahabatan itu murni,tulus,kasih,dan apa adanya.”

Di dalam persahabatan hanya akan membawa kebaikan,bukan sebuah kemadlorotan.Tapi terkadang malah pahit,manis getairnya persahabatanlah yang menjadi bumbu penyedap sekaligus pelengkap dalam warna kehidupan kita ketika kita berusaha untuk mencari makna sebuah perhabatan yang benar,yang kebenaran pada dasarnya adalah bersifat relatif.

Sebuah cinta dari persahabatan yang sejati nan-indah,adalah ketika cinta dari seorang sahabat kita itu dapat mengantarkan kita menuju titik puncak maqom Ilahiy Rabbi yaitu fi Ridlollah.Lalu,Bagaimanakah kamu memaknai sebuah persahabatan yang berada di sekitarmu sekarang ini?

Refrensi :

-Al Ghazali,Abi Hamid Muahammad bin Muhammad,Ihya’ Ulumuddin(Berrut Lebanon : Dar El Fikr,1995) ,hal 179
-Al Ghazali,Abi Hamid Muhammad bin Muhammad,Ihya’ Ulummudin Vol.2 hal 179
-Rajab,Muhammad dan Shomad,Abdul Wahid.2010.The Secreet of Friendship.Jakarat : Prestasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar